Minggu, 04 Desember 2011

Abadilah Kasihmu IBU


Kau mulai setiap hari,
Dengan bangun dini hari.
Menyajikan sarapan pagi,
dan segunung pekerjaan menyusul        
Kau rawat kami, sejak kau kandug,
lahir dan tumbuh besar,...
Dan berlarian kesana kemari,
dan kau siapkan kami menjadi
Orang yang berarti dalam hidup ini,
kau jaga rumah selalu indah
Selalu rapi dan selalu bersih,
kau telah buat semua manis rapi,...
            Darimu tiada keluhan terdengar,
hanya kasih sayang
Dan kemudian hanya hati yang terpancar
Apa dan siapa ?
kami ini adalah berkat kasih sayangmu
Yang berarti an sejati selamanya
Tiada cukup,...
Hanya ucapa dan terima kasih
Untukmu,,..... IBU....!!!!!
            Terimalah sembah sujudku ini.....!!!!!

Penggali Senyum


Aku menemukan senyum
 dalam sepenggal kata.
Sekerling tatap sebongkah marah.
Sedikit kelu, sedikit diam,
Serangkai gerak, sejauh daun.
Segenggam pertanyaan,
Selantun lagu
menawarkan riang dan perih.
            Dan belasan kupu-kupu
menghentikan kepak yang ada di selatnya.
Kita bisa memilih...!!!!
            untuk menari, berlari, bernyanyi atau tak perlu...
Aku menemukan senyum dalam seketika
(damai menemukanmu)

Insomnia


Ketika menikam senyap, Lantas tumbuh kata.
Ketika menikam kata, lantas tumbuh benih.
Ketika menikam benih, lantas tumbuh rumput.
Ketika menikam rumput, lantas tumbuh duri,...
            Lalu di suatu malam hari, senyap, kata,benih rumput, bunga duri,
Berdarah di balik kelopak mata....!!!!!!!!

Dengan diam-diam


Aku mencintaimu dengan diam-diam
Sembunyikan hasrat jiwa terpendam
Tersiksa dala rindu membara
Terpenjara dalam bui asmara
            Aku mencintai dirimu seorang
Sembunyikan jantung terdegup kencang
            Terpana dalam keindahan parasmu 
            Terpaku dalam lidahku yang kelu
Aku menyayangimu dengan diam-diam
Bersembunyi di balik gerakan zaman
Teringat dalam kisah yang berlalu
Terkenang dalam cintaku yang melaju
            Aku merindumu seiring datangnya malam
             Bersembunyi di balik tembok mendekam
            Terukir dalam hatiku
Tertata dalam dinding kalbuku..,,,,,
Aku mencintaimu, ku telah sadar
Hanya dirimu dan sukmamu tertanam
Dari pertama aku mengenalmu
Aku mencintai dirimu..,,,,

aku


Aku ingin menyatakan cintaku,
Saat bintang berkedip ke sejuta kalinya,
Aku ingin saat bumi berputar ke sejuta kalinya
Dan pasir di pantai telah larut bersama laut,
karena ombak ke sejuta kalinya
           Aku ingin aku bisa menyatakan cintaku
           Tepat saat pelangi
muncul untuk yang ke sejuta kalinya
           Aku tahu kalau
aku ingin menyatakan cintaku.,
Saat bulan berevolusi
bersama bumi untuk ke sejuta kalinya
Aku ingin menyatakan cintaku padamu,
MUNGKIN......!!!!!
Aku baru bisa menyatakan cintaku,
Saat waktu berjalan
sejuta kali lebih lama dari biasanya